Minggu, 04 Januari 2015

Pengalaman perkembangan kehamilan dari minggu ke minggu

Setiap ibu hamil pasti pengalamannya beda beda ya....
Pada kehamilan pertama ini saya mau coba mengingat perkembangan yang dirasakan...



Pada awal kehamilan saya tidak merasakan keluhan2 khusus... gejala ngebo gitu sih ya....cuma sering lemes pengen tiduran aja.... :p

Memasuki bulan ke-2 saya mulai sering morning sick dan muntah tiap bangun tidur...dipicu juga muntahnya karena batuk bronkitis saya yang kambuh... muntahnya kadang pas bangun tidur, kadang siang sehabis mandi, kadang juga malam sebelum tidur... yayaya.... sakit rasanya di perut... tapi syukurnya janin nya kuat... saya tidak mengalami flek.

Batuk rejan saya alami hingga usia kehamilan sekitar 20 minggu. Batuk nya sembuh sendiri setelah 2 mingguan saya hanya konsumsi madu murni oleh2 haji dari mertua dan minum air jeruk nipis kasih kecap sehari 2x..

Hingga kehamilan 20 minggu perut saya belum cukup tampak kalo hamil, masih kecil... he he. Saya juga belum merasakan gerakan janin dalam kandungan. Hanya kadang terasa kedutan di bawah pusar.

Memasuki kehamilan 23 minggu saya baru merasakan gerakan janin yang masih pelan dan lembut... hihi lucu banget rasanya :).

Dan pada kehamilan 24 minggu gerakan lebih terasa, saat USG jenis kelaminnya baru tampak :) --sejauh pemeriksaan USG jenis kelaminnya sama seperti dugaan / feeling saya ;). Pada kehamilan 24 minggu ini perut saya juga masih belum membuncit...Hanya masih melebar bulet :)). Berat badan janin kurang sesuai (lebih kecil) dari usia kehamilan, tapi kondisi janin bagus.

Selanjutnya pada kehamilan 27 minggu perut saya baru membuncit sedikit... gerakan janin sudah terasa kuat dan sering. Berat badan janin masih lebih kecil dari usia kehamilan. Kondisi janin baik. Saat USG jenis kelaminnya juga sama seperti saat pemeriksaan sebelumnya :). Posisi janin sungsang dan tengkurap he he.



Pada kehamilan 28 minggu perut baru terasa dan tampak lebih besar (mulai membuncit bulet dan lebar :p). Saat USG 4D posisi kepala bayi di bawah, plasenta di bawah tapi tidak menutupi jalan lahir.

Di dekat perut saya mulai sering dengerin murottal atau musik mozart.. kalau lagi gerak terus dedeknya nendang2 terus didengerin murottal atau mozart jadi diem...sesekali gerak bikin perut meliuk2. :)

Hingga 30 minggu perut sudah terasa buncit penuh. Tidur mulai kurang nyaman kalau langsung merebah. Terasa sesak.. Miring kanan atau kiri tetap kurang nyaman. Akhirnya tidur setengah duduk dengan pinggang hingga kepala diganjal tumpukan bantal. Badan juga terasa lebih cepet capek. Tapi tetep masak, bersih2 rumah... biar badan tetep gerak :D

____
(To be continued)





Senin, 29 Desember 2014

Mengenali PCOS sebagai Penyebab Infertilitas

Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyebutkan bahwa data WHO tahun 2010 mengungkapkan 3 – 5% penduduk dunia menderita PCOS (polycystic ovary syndrome). Sementara artikel lain menyebutkan adanya 5 – 10% wanita usia reproduksi mengalami gangguan hormonal yang menjadi salah satu penyebab utama masalah infertilitas (sulit hamil). Di Amerika, hasil penelitian menyebutkan sebanyak 5 juta wanita menderita PCOS. (Baca http://womenshealth.gov/publications/our-publications/fact-sheet/polycystic-ovary-syndrome.html)





Berikut catatan tentang PCOS yang saya ringkas dari berbagai sumber.

Seorang wanita yang memiliki masalah PCOS pada umumnya mengalami ketidakteraturan haid dan ovulasi (bisa jarang ovulasi atau tidak mengalami ovulasi—anovulasi).  Yang perlu menjadi catatan adalah bahwa PCOS bukanlah suatu penyakit, namun kondisi (kumpulan gejala) yang menyebabkan seorang wanita sulit hamil.

Dalam drprima.com dijelaskan istilah polikistik atau “banyak kista” bukan berarti penyakit kanker atau penyakit ginekologi lain yang membutuhkan pembedahan, namun penafsiran yang tepat adalah banyaknya folikel telur (ukuran kecil-kecil) yang tidak berkembang. 

Dari bidanku.com dijelaskan mengenai gangguan kondisi
 PCOS ditemukan adanya folikel yang lebih dari 12 pada satu indung telur. Pada wanita yang memiliki siklus datang bulan yang normal, folikel akan membesar dan matang hingga memiliki ukuran 18-25 mm.
Selanjutnya, folikel yang sudah matang akan pecah dan terjadi sel telur, disebut dengan ovulasi. Pada beberapa wanita, folikel mengalami perkembangan yang terlambat sehingga meningkatkan hormon esterogen. Hal ini mempengaruhi selaput lendir di dalam rongga rahim. Terjadinya penumpukan estrogen di dalam tubuh akan mengalami penebalan dalam rongga rahim sehingga mempengaruhi siklus datang bulan yang memicu terjadinya ammenorrhea yaitu gangguan siklus datang bulan dan terjadinya pendarahan. 

Meskipun demikian tidak selamanya folikel yang mengalami kegagalan akan berpotensi menyebabkan PCOS akan tetapi menjaga kesehatan sangat penting terlebih bagi wanita yang mengalami gangguan datang bulan yang terdeteksi karena terlalu banyaknya kandungan hormon estrogen di dalam tubuh.

Beberapa gejala PCOS yang bisa terjadi

Jumat, 26 Desember 2014

Butuh atau tidak butuh asuransi kesehatan?

Banyak orang yang bilang males ikut asuransi, rugi! Entah sebenarnya males punya asuransi atau males (keberatan) bayar preminya, hehehe... Yang saya rasa memang perlu memaksakan diri, kalau tidak ya akan berat terus...iya nggak sih.... :p

Dan bagi saya asuransi memang bukan untuk mencari "keuntungan ekonomis". Karena kalo mau keuntungan ya usaha, investasi... meski tidak terlepas dari risikonya. Semakin tinggi keuntungan = semakin tinggi risikonya. Sementara asuransi lebih untuk proteksi atau perlindungan diri, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan. Dan dalam konsepnya asuransi syariah berbagi risiko dengan antar peserta asuransi, jika ada musibah ditanggung bersama dengan dana sosial (yang dibentuk bersama).

Nah, bisa jadi setiap orang punya kebutuhan dan penerimaan yang berbeda terhadap asuransi, dalam hal ini asuransi kesehatan.
Bagi orang yang tidak pernah berobat, mungkin merasa nggak butuh?



Ya, namanya asuransi kesehatan (terutama komersial) biasanya ditawarkan kepada orang yang masih sehat, karena kalo udah punya penyakit ya untuk pengobatan penyakitnya tsb tidak bisa dicover oleh asuransi.

Makanya, asuransi punya jargon begini,

Nasi Kebuli Ayam Kampung


Halo bumil....
Apa nih kegiatan liburan akhir tahun 2014?? hehehe...
Saya, menikmati liburan long weekend akhir tahun dengan masak memasak di rumah bareng suami aja!! :D

Yeah...sembari mencukupi asupan gizi buat baby A dalam kandungan yang minggu ini memasuki usia kehamilan 29w + ^_^
Kemarin, hari Jumat saya dan suami belanja bahan-bahan makanan ke pasar Wayhalim setelah sekian lama libur belanja kesana karena beberapa bulan terakhir ini saya sering di Jogja :D

Menu masakan yang mau dibuat kali ini Nasi Kebuli Ayam Kampung....yummy... Sebagai makanan khas Arab, nasi kebuli ini rasanya gurih rempah-rempah.. Kalau mau rasa khas lagi pakai daging kambing, hi hi.. tapi berhubung selama hamil saya nggak doyan daging kambing (bikin muntah :p) jadinya pakai ayam kampung aja.... Enak pastinya *slurppp* ;D


Okay, ini resep nasi kebuli ayam kampung ala dapur Mignon ;))

Selasa, 23 Desember 2014

Prosedur Perawatan Kehamilan dan Persalinan dengan Askes BPJS

Bunda ingin menggunakan fasilitas Askes/BPJS untuk perawatan kehamilan dan persalinan?
Dari hasil cari info dari pihak petugas BPJS Jogjakarta, berikut prosedur yang dilakukan untuk dapat menggunakan fasilitas BPJS.


1. Sudah terdaftar sebagai peserta BPJS dan menentukan faskes tingkat 1 (satu) yang dipilih (dokter keluarga/klinik/puskesmas yang terdaftar sebagai faskes tk.1 di wilayah domisili)

2. Periksa kandungan setiap bulan ke faskes tk. 1 (satu) gratis.
Dalam kondisi kehamilan sehat, tidak ada masalah/indikasi, pasien tidak bisa dirujuk ke faskes 2 (dua)--seperti RSUD/RSIA yang terdaftar sbg faskes 2, dokter spesialis kandungan atau RSUP/RS Swasta untuk periksa kehamilan.

3. Jika terjadi masalah/indikasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan tidak bisa ditangani faskes tk.1, pasien BPJS akan dirujuk ke dokter spesialis kandungan lain/RSUD/faskes tingkat 2, hingga faskes tingkat 3 (tergantung kondisi pasien ybs)

4. Untuk persalinan normal/sehat, pasien BPJS dilayani oleh faskes 1 atau bidan jaringan kerjasama, secara gratis (biaya maksimal di tanggung BPJS sebesar Rp 750.000,00 -- dari web info BPJS).

Jika terjadi masalah/komplikasi/indikasi gawat janin atau kondisi yg berisiko membahayakan keselamatan ibu hamil dan janin, pasien BPJS akan dirujuk ke faskes tk.2 hingga tk.3 (sesuai kondisi pasien) atau dalam kondisi urgent terjadi masalah mendadak seperti pecah ketuban, pasien bisa langsung ke RS kerjasama BPJS dan biaya ditanggung BPJS alias gratis (jika biaya yang harus dibayar melebihi plafon yang ditanggung BPJS, maka pasien membayar sisa kelebihannya).

NB. Jika pasien BPJS atas kemauan sendiri meminta rujukan untuk mendapatkan penanganan faskes tingkat 2 atau 3 tanpa indikasi medis tertentu, BPJS tidak menanggung biaya yang harus dibayar pasien, alias menjadi tanggungan pribadi pasien ybs.

Catatan :

Pengalaman Terbang 3x Dalam Sebulan Saat Hamil TM II

Wah... bulan ini baby A ku koprol bener deh.... hehehehe
Si dedek dalam kandungan harus ikut ibunya yang musti terbang PP Lampung-Jogja. Akhir November saya terbang dari Jogja ke Lampung naik pesawat Aviastar, saat usia kehamilan 25 minggu. Dan hampir 3 minggu setelahnya PP lagi dengan Aviastar dari Lampung ke Jogja karena ada keperluan mendadak (tes CPNS dosen tahap akhir, hehehe...ya sudah jalani aja). Alhamdulillah janinku sehat, so bisa dapat izin terbang dari dokter.

Kemarin sebelum balik Lampung lagi saya periksa kandungan di Klinik Familia Godean dengan dr. Mitta Prana, Sp.OG. (atas info rekomendasi dari teman) sekalian USG 4D...Alhamdulillah si baby sehat nggak ada masalah, semoga sehat sampai seterusnya....aamiin.... 

Selama penerbangan Lampung Jogja PP kemarin tuh kebetulan cuacanya pas lagi kurang bagus. Pas habis ujan dan awan tebal. Tapi alhamdulillah penerbangan bisa terlewati dengan baik. Mungkin kalo belum ngerasain naik pesawat Aviastar jadi kepikiran gitu ya, was was gimana saat cuaca buruk... kan katanya pesawat kecil... Tapi ternyata setelah mengalami sendiri, baik-baik aja koqhehe... pesawat jet gitu lo... pilotnya juga canggih koq :D

By the way, prosedur ibu hamil naik pesawat Aviastar nggak ribet juga...

Sabtu, 20 Desember 2014

Dukungan Suami Bagi Ibu Hamil

Ada cerita atau curahan hati dari sebagian ibu hamil tentang hubungan dengan suaminya...
Tau nggak yaa para suami tentang hal-hal yang bisa membahagiakan istrinya yang sedang hamil? ;)

Banyak hal yang perlu suami tahu dari istrinya yang sedang berbadan dua..
Untuk bisa memahami perubahan-perubahan yang bisa terjadi pada istri,
ataupun hal-hal yang dibutuhkan untuk mendukung istri yang sedang mengandung calon buah hati kesayangannya... ^_^

Ilustrasi. Suami Memanjakan Istri :)

Istri yang sedang hamil itu....
Bisa mengalami mood swing yang sangat mendadak dan tiba-tiba
Apapun bentuknya, bisa jadi lebih emosional.., sensitif... melow... galau.... yah.. meski terkadang mood ibu hamil berkaitan dengan apa yang sedang dipikirkannya... :)

Jadi...suami perlu menjadi sahabat baik yang siap siaga menguatkan, menenangkan, dan menjadi teman berbagi untuk melegakan hati istri ;)
Wanita terkadang hanya pengen didengerin curahan hatinya koq, so...siapkan es krim atau coklat aja untuk membuat bumil rilekss... :D


Istri yang sedang hamil itu...