Jumat, 06 Juli 2018

Mengatasi Penyebab Anak Susah Makan


Banyak orangtua merasa kebingungan karena anaknya susah makan. Apalagi jika hal itu terjadi sejak awal anak mendapatkan MPASI. Susah makan pada saat MPASI adalah hal yang wajar karena anak masih masa belajar. Tapi hal ini bisa membuat orangtua khawatir
ketika masalah susah makan ini terjadi pada anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan. Anak-anak yang susah naik berat badan perlu mendapatkan asupan gizi (kalori) yang cukup dari makanan padat maupun ASI/PASI-nya.


dari : google.com


Masalah yang seringkali dihadapi orangtua adalah bagaimana anak bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup sementara makannya susah? Minum ASI/PASI-nya pun tidak memenuhi kebutuhan harian anak. Para orangtua pun akhirnya mencari cara supaya anaknya mau makan. Ketika ayah dan bunda berkonsultasi ke dokter anak, pasti mendapat berbagai saran.
Bagaimana variasi makanannya? Bagaimana cara makan atau suasana makannya? Bagaimana waktu pemberian makannya? Apa saja yang sudah ayah dan bunda coba untuk membuat anaknya mau makan? Dan hal-hal lain yang dokter anggap penting dalam pemberian makan yang baik pada bayi/anak.

Setelah dokter anak memberikan berbagai saran, orangtua coba terapkan. Terkadang anak diberi vitamin penambah nafsu makan dan seringkali dokter memberikan suplemen zat besi sebagaimana rekomendasi WHO untuk mencegah defisiensi besi pada anak yang dapat mempengaruhi nafsu makan dan kesehatannya. Setelah berbagai usaha dilakukan tapi tidak membuahkan hasil signifikan pada anak, orangtua pasti cemas.

Dalam kondisi yang memang orangtua sudah sangat khawatir, tidak ada salahnya untuk mengkonsultasikan kembali ke ahlinya. Ayah dan bunda bisa membicarakan dengan dokter anak yang merawat tentang kondisi kesehatan anaknya. Orangtua perlu tahu bahwa anak-anak memungkinkan memiliki penyakit yang tidak tampak atau biasa disebut sebagai silent disease, meski secara lahir tampak sehat dan aktif. Silent disease ini bisa mempengaruhi nafsu makan anak dan tentu berdampak pada tumbuh kembangnya.

Secara umum, banyak penyebab yang bisa membuat anak susah makan. Beberapa diantaranya, (1) Adanya silent disease (Anemia Defisiensi Besi/ADB; infeksi; alergi berat;
gangguan hormonal; gangguan pencernaan; kelainan jantung bawaan dsb), (2) Adanya kendala oromotorik (perkembangan kemampuan mengunyah dan menelan yang belum baik), (3) Perkembangan otak yang terlambat (maturation delay) sehingga mempengaruhi sensori integrasi dan perilaku anak – hal ini sering membuat anak-anak dengan maturation delay belum memiliki kesiapan makan yang baik, (4) Masalah psikologis anak, dan penyebab sederhana yang bukan merupakan kendala nonmedis biasanya (5) variasi menu/rasa/tekstur yang disukai anak (cara pengolahan makanan, bentuk sajian) dan (6) suasana makan

Dalam kondisi susah makan yang sudah tidak wajar/berlangsung lama (tidak sedang sakit atau tumbuh gigi misalnya), penting bagi ayah dan bunda untuk mencari tahu kemungkinan penyebab anak sulit makan agar bisa mencari jalan keluar yang tepat untuk memperbaiki keadaan. Beberapa ahli bisa memberikan opini profesionalnya tentang kondisi sang anak. 

Untuk mengetahui ada tidaknya silent disease pada anak, ayah dan bunda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis anak. Jika memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter spesialis anak biasanya yang akan merujuk ke dokter anak sub spesialis yang berkompeten untuk masalah alergi, hormon, pencernaan (gastro hepatologi), jantung, paru (pulmonologi) dsb. Meski sebenarnya orangtua bisa langsung mendatangi dokter anak
sub spesialis tertentu, misal anak memiliki masalah dengan BAB (diare/sembelit berulang), bisa mengkonsultasikan ke dokter anak sub spesialis gastro hepatologi.

Jika anak ternyata memiliki silent disease, orangtua memperbaiki keadaan anak sesuai dengan saran medis. Untuk mengetahui ada tidaknya gangguan oromotorik,
Ayah dan bunda bisa berkonsultasi kepada dokter rehab medik. Kendala oromotorik dapat diatasi dengan terapi oral.

Jika sampai usaha-usaha tersebut belum menunjukkan titik terang, tidak ada salahnya orangtua mengkonsultasikan kondisi anak ke klinik tumbuh kembang. Jika ada indikasi maturation delay, beberapa terapi mungkin diberikan ke anak oleh fisioterapis tumbuh kembang seperti fisioterapi neurosensori dan terapi okupasi. Sementara itu, penilaian masalah psikologis anak bisa dilakukan oleh psikolog anak yang biasanya ada di klinik tumbuh kembang.

Dalam mencari jalan keluar atas penyebab susah makan pada anak, tidak semua cara di atas pasti ditempuh. Orangtua bisa menyesuaikan langkah – langkah mencari jalan keluar sesuai dengan saran dokter dengan mempertimbangkan keluhan-keluhan yang tampak dialami pada anak. 

Beberapa ahli yang bisa jadi rujukan:
1. Dokter spesialis anak (umum)
2. Dokter anak konsulen tumbuh kembang
3. Dokter anak konsulen gastro hepatologi
4. Dokter anak konsulen gizi metabolik
5. Dokter rehab medik


Selalu percayalah, tidak ada usaha yang sia-sia 😊


Ibu Ardini
Materi ini ditulis merujuk pada pengalaman pribadi

Kamis, 25 Mei 2017

Rumah Minimalis Siap Huni di Bandarlampung — SOLD

Hot SALE

Cocok buat agan...

Keluarga muda,

Pindah tugas di Lampung,

Investasi rumah strategis (marketable dan menguntungkan untuk disewakan)




Spek rumah:

3 kamar tidur
2 kamar mandi
Sumur bor
Listrik 1300 Kwh
Bangunan tumbuh konsep minimalis
Sebagian bangunan sudah cor - pondasi cakar ayam

Lingkungan nyaman di komplek cluster Perum Kampoeng Eldorado

Tetangga ramah, kebersamaan warga baik
Nyaman untuk bertempat tinggal


Lokasi sangat strategis
Dekat dengan pusat perbelanjaan, stasiun, kampus (perguruan tinggi), perkantoran, perbankan, rumah sakit, mall.

40 menit menuju Bandara Raden Intan


Klik tautan iklan berikut

http://m.olx.co.id/324464298/

Nego sampai jadi setelah ke lokasi !

Serius Buyer
Hubungi.
ANNISA
081227564470



Kamis, 12 November 2015

Pengalaman MPASI Aisyah

Bunda pasti sudah tau dong ya anak sekarang mulai MPASI saat usia 6 bulan atau tepatnya 180 hari. Tapi.. Aisyah kemarin dua minggu sebelum 180 hari tepat udah curi start karena udah lapeerrr... Hehehehe

Iyaa nih Aisyah kenaikan BB nya kurang banyak sejak usia 4 bulan sebenernya, tapi dokter nya baru menyarankan untuk mencoba mulai kasih MPASI pas 5 bulan 2 minggu saat itu... Setelah ditlatenin minum ASI lebih sering tapi selama 2 bulan BB aisyah cuma naik setengah dari target minimal bunda... Cuma alhamdulillah anaknya sehat aktif sih... Mungkin, baby Aisyah ini ASInya abis jadi tenaga & keringat yah karena sejak 4 bulan udah mau tengkurepan aja.... :p

Pertama kali MPASI Aisyah dikasih makan pure pisang sama bunda, hehehehe... Ini dia,

Pure pisang

Bahan:
Pisang ambon ± 50 gr
ASIP secukupnya


Alhamdulillah Aisyah lahap makannya (langsung mau buka mulut meski sempet mengernyitkan dahi karna merasakan makanan pertama kali, hihi).
Awal-awal makan, dari tekstur cair kemudian dari hari ke hari semakin agak kental.... Selama hampir satu bulan Aisyah cuma dikasih bunda makan pure buah dan sayur, juga bubur susu atau bubur gasol (meski Aisyah kurang suka dan kalau makan sering harus sambil nangis uring-uringan...hiks hiks)


Selasa, 19 Mei 2015

Alhamdulillah nggak bingung merawat bayi pertama

Halo bunda...
Ada yang pernah mengalami baby blues atau bingung atau panik saat pertama kali merawat bayi yang baru lahir? :D

Saya sering baca atau denger cerita para bunda mengalami yang namanya baby blues atau sekedar bingung or panik saat mengurus bayinya karena baru pengalaman pertama. Aduh, harus gimana?? kok bayi muntah-muntah atau batuk-batuk??? tiba-tiba pup berubah warna jadi kuning kehijauan?? kenapaaaaaa....dueng!! panik pun melanda... %$&*#! hehehe :p

Saya kebayaaang tuh begitu waktu dulu masih hamil besar... beberapa minggu sebelum HPL udah kebayang macem-macem nanti harus ngapain aja, musti nyiapin apa aja, gimana cara merawat bayi biar ga bingung sendiri... Dan saya ingin merawat bayi dengan baik... gak katro' gituu, hihihih.. :p

Ga nunggu lama-lama akhirnya saya kepikiran deh buat cari pengetahuan tentang perawatan bayi baru lahir, juga tentang masalah-masalah yang bisa dialami bayi pada bulan-bulan pertamanya setelah lahir. Karena pasti somehow kuatir kan kalo kurang tanggap dengan problematika bayi yang bisa terjadi.

Sering juga denger cerita bunda menyusui stress kepikiran kecukupan ASI buat bayi nya, karena banyak bunda ngalamin bayinya nangis terus inginnya minum ASI, seperti nggak puas-puas....

Panduan di buku ini memberi kita informasi yang cukup biar tepat cepat mengatasinya dan gak panik harus gimana.... Kita jadi bisa tau apakah kasusnya bayi kita keinginan minumnya besar dan ASI selalu keluar so nggak ada yang perlu dikhawatirkan, atau memang produksi ASI sedikit atau tidak mencukupi kebutuhan bayi. Berapa jumlah (ml) kebutuhan ASI bayi tiap fase perkembangannya juga dijelaskan dalam buku ini.

Dari hasil saya browsing saya nemu referensi buku ini yang dari materi judulnya pas banget dengan hal-hal yang mengusik pikiran sayaa....jiahh!! hihihi.... ini loh bukunya,


buku panduan merawat bayi
Note. dapet bonus grafik pertumbuhan bayi sesuai standar WHO, seperti KMS


Menurut saya buku ini informasinya berguna banget buat dapat gambaran dan pengetahuan yang cukup tentang;
  • apa saja yang perlu dipersiapkan setelah kelahiran buah hati (termasuk mengetahui tentang jenis-jenis bayi kuning dan faktor risikonya, termasuk penanganannya)--as we know 5 dari 10 bayi baru lahir berisiko mengalami kuning (jaundice), lalu ada juga perawatan pasca operasi caesar (kebetulan saya juga caesar meski tidak terencana sebelumnya),
  • perawatan bayi
  • nutrisi bayi, mengoptimalkan ASI, bagaimana mengeali tanda lapar dan tanda lompatan pertumbuhan pada bayi
  • problematika menyusui
  • masalah saluran cerna pada bayi, mengenali pup normal atau bermasalah, gumoh dan muntah
  • bayi rewel dan masalah kolik, mengetahui sebab dan penanganannya
  • vaksinasi
  • masalah kesehatan umum pada bayi (spt demam, kejang, batuk pilek, infeksi, diare dlsb)
  • dan beberapa materi tentang pengasuhan, permainan, serta rupa-rupa bayi lainnya



Materi yang dibahas terjadi sehari-hari dari mulai lahir hingga bulan-bulan berikut (dalam buku ini panduan hingga 1 tahun pertama). Buku ini membantu banyak buat saya jadi gak panik, bingung dan cemas selama merawat baby Aisyah. Be happy new mom!! ^_*




Rabu, 06 Mei 2015

Pengalaman Pakai Clodi

Akhirnya bisa nulis lagi... ^^
aku mau coba sharing pengalaman pakai clodi buat baby Aisyah :)
Awal aku pakein Aisyah clodi udah memasuki umur 2 bulan. Sempet nyesel juga kenapa gak sejak awal bulan pertama.. Tapi setelah dipikir lagi, ternyata keputusan pakai clodi di bulan kedua udah tepat,hehe.. Why?? Karena, satu bulan pertama Aisyah masih sering poop, tiap harinya bisa 10 kali. Waah, rempong kan karna ga cukup clodi 1 lusin :D

Nah, pas bulan kedua, Aisyah udah jarang pupnya.. Sehari rutin sekali. Kadang 2x sehari meski jarang bgt, dan kadang 2 hari sekali :)


By the way, aku pakein clodi merk pempem jenis velcro (rekatan) dan snap (kancing).
Kayak gini nih...

Minggu, 26 April 2015

Bayi Baru Lahir Batuk Grok-Grok

Mommies, saya mau sharing pengalaman pertama yang sempet bikin agak cemas terkait keluhan bayi baru lahir...

Sekitar 2 mingguan yang lalu, baru umur belum genap 2 bulan babyku Aisyah tiba2 sesekali batuk kering dan suaranya melengking ("ngik" diujung batuk). Setelah hari ketiga semakin tambah frekuensi batuk nya saya jadi kepikiran dan agak cemas, sebab apa tiba2 Aisyah batuk begitu :(. Maklum baru pengalaman pertama dan sebelumnya belum sempet belajar2 tentang keluhan bayi...

Kebetulan hari ke 3 batuk itu pas hari minggu, sore harinya saya bawa Aisyah periksa ke RS JIH.. Untungnya hari minggu ada praktek dokter spesialis anak. Pas banget sore ada jadwal praktek dr. Lubaid. Meski kondisinya aisyah gak ada demam, ga ada rewel dan keluhan lain yang menyertai batuk, saya tetep bawa periksa buat memastikan Aisyah gak sakit berlanjut, kasian liat bayi batuk :(. Karna saya aja kalo batuk rasanya gak nyaman banget....

Hari itu, 19 Maret 2015 jam 16.30
.
.

Selasa, 21 April 2015

Pengalaman melahirkan tiap bunda berbeda-beda

Kadang orang tanya ke kita gimana rasanya lahiran...
Mau caesar atau normal ternyata proses dan keadaan yang dirasakan bisa beda2!

Kayak saya yang baru pengalaman pertama melahirkan secara caesar, rasanya :
# suntik tangan tes alergi (gak sakit). Gak tau ya mungkin ada yang merasakan sakit?

# suntik bius ditulang punggung (gak sakit). Mungkin ada yang merasakan sakit sebentar sebelum mulai hilang rasa/kaki kesemutan.

# tidak merasakan mual, pusing, lemas pasca operasi. Mungkin ada yang mengalami keluhan tsb.

# sakit kontraksi pengecilan rahim pasca operasi (seberapa sakitnya mungkin dirasa berbeda tiap orang)

# sakit saat latihan miring badan kanan kiri sambil merebah selama masa bedrest 24 jam.

# sakit saat belajar bangun dari tidur, duduk, berdiri dan jalan (kalau pengalaman saya langsung bisa sekali coba, karna nekat harus bisa segera jalan biar bisa ngeliat bayi ke baby room, he he)

# sakit pinggang kalo kecapekan jalan, duduk (saya alami selama 2 mingguan)

# ketidaknyamanan karena ambeien (saya mulai ambeien sejak H+2 operasi sampe beberapa hari sesudahnya. Membaik setelah minta salep ke dokter kandungan :P)

# ketidaknyamanan karena susah kentut, rasa nya angin cuma mondar mandir didalam, kayak kau kentut tapi gak keluar2 anginnya. Hahaha

#susah buang air besar pada minggu2 awal pasca operasi. Biasanya tiap hari bisa jadi BAB 2-3 hari skali, wkwkwk)

#susah jongkok/membungkuk, minggu2 pertama pasca operasi.

# ada yang merasakan sakit di bekas operasi, nyeri atau sengkring2 terutama kalau ketawa or batuk selama berbulan2 (Kalau saya gak ada keluhan ini..)

# ada yang keluar darah atau nanah dibekas operasi (jahitan) karena kena infeksi (so hati2 jangan sampe infeksi...hiks)

Oke sekian cerita pengalaman pasca melahirkan secara caesar, kalau pengalaman persalinan spontan moga bisa next time insyaAllah aamiin....buat next daughter/son (hopefully :P)

Gimana kalau bunda2 ada yang pengalaman nya seperti saya juga, atau beda  ?? :D

Moga sakit yang ada bisa membersihkan sebagian dosa kita yaa buns.....aamiin yra...^^

Perlengkapan Baby Aisyah 0 - 2 bulan


Dalam postingan sebelumnya saya pernah menulis (rencana) belanja dan budget perlengkapan bayi. Dan ternyata, in fact ada banyak perbedaan antara rencana dan realita kebutuhan setelah bayi lahir hehehe...

Karena harga2nya saya sudah banyak yang lupa, jadi dalam cerita ini saya mau share daftar barang kebutuhan aja ya..

1. Perlengkapan Baju
+ setelan lengan pendek
+ setelan lengan panjang
+ popok kain
+ sarung tangan dan kaki
+ topi/tutup kepala (ga kepake karena baby Aisyah ga suka pake topi :P)
+ bedong instan dengan tutup kepala

Bedong instant baby Aisyah :)


***untuk merk baju bayi aku suka fluffy/velvet/libby***

2. Perlengkapan Tidur

Selasa, 14 April 2015

Akhirnya melahirkan di RS JIH Jogja (part 2)

Hari observasi kembali pun tiba, 25 Feb 2015
Sekitar jam 11 siang aku dibawa turun ke lantai 1 menuju ruang periksa USG dr. Enny. Rasanyaaa....dag dig dug gak karuaaan.... mengharap adanya penambahan air ketuban. Siang itu aku didampingi suamiku yang udah tiba di Jogja dari Bandarlampung dan udah nunggu aku dirawat sejak hari Senin sore...

Jreng jreeng....
USG.. cek kondisi janin....Alhamdulillah semuanya OK... Dan perkiraan BBJ 2,5 kg an.... ada kelegaan karena BBJ bisa bertambah. Tapii saat cek kondisi ketuban ternyata malah berkurang jadi 2 cm, lahaulaa.... rasanya campur aduk, bingung, antara siap gak siap buat caesar. Jujur ak takut operasi, yaa Rabb... :(

Seperti nya suamiku udah siap buat kemungkinan aku lahiran SC. Suami pun menguatkanku, OK gpp. Sudah takdir bayiku dilahirkan SC di RS JIH, bismillah. Dr. Enny juga bilang operasi akan dilakukan 2 jam setelah pemeriksaan siang itu, sekitar jam 13.00. Ya Rabb, cepet banget rasanya. Puasa 2 jam?!

Lalu aku balik ke kamar masih dalam keadaan diinfus. Infus baru mau dilepas sebelum operasi. Rabu siang itu suami ku langsung kabari ortu kalau aku akhirnya jadi mau SC. Bapak ibu pun langsung berangkat ke JIH setelah dapat kabar dari suamiku. Budheku juga ikut nemenin... hmm, blank saya :p

Sembari menanti detik2 operasi, aku cry cry juga..hehehe! Bukannya takut gimana, aku sedih banget, gak tau knapa, kepikiran kondisi janin di dalam kandungan. Berharap Allah menguatkan ku, calon anakku, dan mengijinkanku untuk bertemu bayiku sehat selamat.......

Gak taunya ada perawat datang kasih kabar kalau operasi ku kemungkinan ditunda esok pagi jam5. Dengan pertimbangan detak jantung janin masih bagus, gerakan baik, jadi bukan kondisi urgent... pikirku, mungkin ada hal lain yang lebih prioritas. Yah, at least aku jadi bisa persiapan mental dulu :p. Dan puasa dimulai jam10 mlm.



Kamis, 26 Feb 2015

Jumat, 03 April 2015

Akhirnya melahirkan di RS JIH Jogja (part 1)

Good morning.....

Akhirnya bisa nulis lagi, setelah sekian lama tak bersua pasca melahirkan :)

-----------------------------

Kisah perjalanan melahirkan anak pertama....

Ceritanya panjang nih akhirnya aku melahirkan via SC.
Sejak awal aku nggak pernah terbayang mau melahirkan SC karena selama periksa kehamilan secara rutin 9 bulan nggak pernah ada indikasi SC.

Aku SC di usia kehamilan 39 minggu setelah alami flek penipisan serviks menuju bukaan 1 (satu). Tiga minggu terakhir kontrol kehamilan, kondisi kepala janin udah mapan masuk panggul, cuma berat badan janin mentok di sekitar 2350 gram. Memang kata dokter rahimku udah penuh dengan badan janin. Meski perut janin ga nambah gemuk juga.... so far saat itu dokter ga pernah ada kesan kemungkinan melahirkan SC karena kondisi janin juga baik, detak jantung dll normal. Dugaannya memang bawaan janin lahir kecil karena juga saya ibunya riwayat lahir sehat 2,3 kg :))

Saat menginjak kehamilan 9 bulan aku rutin kontrol dengan Dr. Detty di Sardjito, cuma saat uk 38 minggu jadwalnya kontrol, beliau pas berhalangan ada dinas keluar kota jadi aku periksa kandungan ke JIH dengan dr. Mitta Prana (sedianya antri Dr. Enny tapi dapet nomer 40, kesorean kalo lanjut nunggu karna dah ke JIH dari jam 8 pagi).

Hasil kontrol terakhir ternyata air ketuban udah sedikit. Trus Dr. Mitta merujuk ke obgyn buat ngecek kondisi janin via NST , alhamdulillah kondisi detak jantung dan gerakan janin masih bagus. Pesennya cuma musti minum air putih minimal 2L Dan banyak ngemil yang manis2. Akhirnya saya lakuin Dan memang udah did it before gitu ya....Akhirnya aku tambah consume dunkin donuts, es krim baskins robbins 1/2 L. Tiap hari aku bikin milk shake pake es krim & nutrishake. Harapannya sih BBJ bisa nambah.



5 hari kemudian.......,

Jumat, 13 Februari 2015

Kehamilan 9 Bulan

Pada masa kehamilan 9 bulan...
Excited banget yaa bunda... ^_^
Antara dag dig dug menanti saat-saat kelahiran buah hati...
Dan juga merasakan kondisi perut yang semakin membesar...


kehamilan 9 bulan


Saya pikir, aktivitas gerakan janin tidak begitu terasa di usia kehamilan 9 bulan ini,
tapi ternyata....
Saat rebahan, saya masih merasakan gerakan janin menonjol di perut kanan/kiri :))

Yang sering terasa di masa kehamilan 9 bulan ini adalah kontraksi palsu...
Saat dimana perut terasa kencang, keras, dan disertai ngilu atau nyeri atau mulas
pada perut bawah...

Kadang juga merasakan selangkangan agak ngilu, miss v agak nyeri saat berjalan..
Rupanya saat kontrol USG di usia kehamilan 37 minggu, dokter bilang kepala janin
sudah masuk pintu rongga panggul.. hanya saja belum mengunci :)

Memasuki kehamilan 9 bulan saya rutin periksa kandungan setiap seminggu sekali,
di Poli Maternal RSUP Sardjito dengan dr. R. Detty Siti Nurdiati, Sp.OG., PhD.

Alhamdulillah kondisi janin sehat... plasenta dan air ketuban OK..
Cuma berat badan janin yang masih harus dikejarrr... hehehee... Semangat!
Kalau BB bumilnya sih udah cukup... Udah naik 10,5 kg... hihi :p

Semoga.. Saat periksa kandungan 38 minggu depan... target BBJ bisa tercapai,
minimal 2600 gram.. Aamiin... ^_^

Ini nih, daftar minuman/makanan selain nasi yang saya konsumsi :D
a. Susu Peptisol
b. Nutrishake
c. Es Krim
d. Susu Kedelai
e. Susu UHT low fat Ultramilk rasa cokelat
f. Alpukat
g. Donat kentang

Kalo masih kurang juga...musti hajar pake es krim baskin robbins nih!!! wkkwkwk..
Moga udah cukuuppp... yaa yaa yaa.... ^^

Minggu, 04 Januari 2015

Pengalaman perkembangan kehamilan dari minggu ke minggu

Setiap ibu hamil pasti pengalamannya beda beda ya....
Pada kehamilan pertama ini saya mau coba mengingat perkembangan yang dirasakan...



Pada awal kehamilan saya tidak merasakan keluhan2 khusus... gejala ngebo gitu sih ya....cuma sering lemes pengen tiduran aja.... :p

Memasuki bulan ke-2 saya mulai sering morning sick dan muntah tiap bangun tidur...dipicu juga muntahnya karena batuk bronkitis saya yang kambuh... muntahnya kadang pas bangun tidur, kadang siang sehabis mandi, kadang juga malam sebelum tidur... yayaya.... sakit rasanya di perut... tapi syukurnya janin nya kuat... saya tidak mengalami flek.

Batuk rejan saya alami hingga usia kehamilan sekitar 20 minggu. Batuk nya sembuh sendiri setelah 2 mingguan saya hanya konsumsi madu murni oleh2 haji dari mertua dan minum air jeruk nipis kasih kecap sehari 2x..

Hingga kehamilan 20 minggu perut saya belum cukup tampak kalo hamil, masih kecil... he he. Saya juga belum merasakan gerakan janin dalam kandungan. Hanya kadang terasa kedutan di bawah pusar.

Memasuki kehamilan 23 minggu saya baru merasakan gerakan janin yang masih pelan dan lembut... hihi lucu banget rasanya :).

Dan pada kehamilan 24 minggu gerakan lebih terasa, saat USG jenis kelaminnya baru tampak :) --sejauh pemeriksaan USG jenis kelaminnya sama seperti dugaan / feeling saya ;). Pada kehamilan 24 minggu ini perut saya juga masih belum membuncit...Hanya masih melebar bulet :)). Berat badan janin kurang sesuai (lebih kecil) dari usia kehamilan, tapi kondisi janin bagus.

Selanjutnya pada kehamilan 27 minggu perut saya baru membuncit sedikit... gerakan janin sudah terasa kuat dan sering. Berat badan janin masih lebih kecil dari usia kehamilan. Kondisi janin baik. Saat USG jenis kelaminnya juga sama seperti saat pemeriksaan sebelumnya :). Posisi janin sungsang dan tengkurap he he.



Pada kehamilan 28 minggu perut baru terasa dan tampak lebih besar (mulai membuncit bulet dan lebar :p). Saat USG 4D posisi kepala bayi di bawah, plasenta di bawah tapi tidak menutupi jalan lahir.

Di dekat perut saya mulai sering dengerin murottal atau musik mozart.. kalau lagi gerak terus dedeknya nendang2 terus didengerin murottal atau mozart jadi diem...sesekali gerak bikin perut meliuk2. :)

Hingga 30 minggu perut sudah terasa buncit penuh. Tidur mulai kurang nyaman kalau langsung merebah. Terasa sesak.. Miring kanan atau kiri tetap kurang nyaman. Akhirnya tidur setengah duduk dengan pinggang hingga kepala diganjal tumpukan bantal. Badan juga terasa lebih cepet capek. Tapi tetep masak, bersih2 rumah... biar badan tetep gerak :D

____
(To be continued)





Senin, 29 Desember 2014

Mengenali PCOS sebagai Penyebab Infertilitas

Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyebutkan bahwa data WHO tahun 2010 mengungkapkan 3 – 5% penduduk dunia menderita PCOS (polycystic ovary syndrome). Sementara artikel lain menyebutkan adanya 5 – 10% wanita usia reproduksi mengalami gangguan hormonal yang menjadi salah satu penyebab utama masalah infertilitas (sulit hamil). Di Amerika, hasil penelitian menyebutkan sebanyak 5 juta wanita menderita PCOS. (Baca http://womenshealth.gov/publications/our-publications/fact-sheet/polycystic-ovary-syndrome.html)





Berikut catatan tentang PCOS yang saya ringkas dari berbagai sumber.

Seorang wanita yang memiliki masalah PCOS pada umumnya mengalami ketidakteraturan haid dan ovulasi (bisa jarang ovulasi atau tidak mengalami ovulasi—anovulasi).  Yang perlu menjadi catatan adalah bahwa PCOS bukanlah suatu penyakit, namun kondisi (kumpulan gejala) yang menyebabkan seorang wanita sulit hamil.

Dalam drprima.com dijelaskan istilah polikistik atau “banyak kista” bukan berarti penyakit kanker atau penyakit ginekologi lain yang membutuhkan pembedahan, namun penafsiran yang tepat adalah banyaknya folikel telur (ukuran kecil-kecil) yang tidak berkembang. 

Dari bidanku.com dijelaskan mengenai gangguan kondisi
 PCOS ditemukan adanya folikel yang lebih dari 12 pada satu indung telur. Pada wanita yang memiliki siklus datang bulan yang normal, folikel akan membesar dan matang hingga memiliki ukuran 18-25 mm.
Selanjutnya, folikel yang sudah matang akan pecah dan terjadi sel telur, disebut dengan ovulasi. Pada beberapa wanita, folikel mengalami perkembangan yang terlambat sehingga meningkatkan hormon esterogen. Hal ini mempengaruhi selaput lendir di dalam rongga rahim. Terjadinya penumpukan estrogen di dalam tubuh akan mengalami penebalan dalam rongga rahim sehingga mempengaruhi siklus datang bulan yang memicu terjadinya ammenorrhea yaitu gangguan siklus datang bulan dan terjadinya pendarahan. 

Meskipun demikian tidak selamanya folikel yang mengalami kegagalan akan berpotensi menyebabkan PCOS akan tetapi menjaga kesehatan sangat penting terlebih bagi wanita yang mengalami gangguan datang bulan yang terdeteksi karena terlalu banyaknya kandungan hormon estrogen di dalam tubuh.

Beberapa gejala PCOS yang bisa terjadi

Jumat, 26 Desember 2014

Butuh atau tidak butuh asuransi kesehatan?

Banyak orang yang bilang males ikut asuransi, rugi! Entah sebenarnya males punya asuransi atau males (keberatan) bayar preminya, hehehe... Yang saya rasa memang perlu memaksakan diri, kalau tidak ya akan berat terus...iya nggak sih.... :p

Dan bagi saya asuransi memang bukan untuk mencari "keuntungan ekonomis". Karena kalo mau keuntungan ya usaha, investasi... meski tidak terlepas dari risikonya. Semakin tinggi keuntungan = semakin tinggi risikonya. Sementara asuransi lebih untuk proteksi atau perlindungan diri, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan. Dan dalam konsepnya asuransi syariah berbagi risiko dengan antar peserta asuransi, jika ada musibah ditanggung bersama dengan dana sosial (yang dibentuk bersama).

Nah, bisa jadi setiap orang punya kebutuhan dan penerimaan yang berbeda terhadap asuransi, dalam hal ini asuransi kesehatan.
Bagi orang yang tidak pernah berobat, mungkin merasa nggak butuh?



Ya, namanya asuransi kesehatan (terutama komersial) biasanya ditawarkan kepada orang yang masih sehat, karena kalo udah punya penyakit ya untuk pengobatan penyakitnya tsb tidak bisa dicover oleh asuransi.

Makanya, asuransi punya jargon begini,

Nasi Kebuli Ayam Kampung


Halo bumil....
Apa nih kegiatan liburan akhir tahun 2014?? hehehe...
Saya, menikmati liburan long weekend akhir tahun dengan masak memasak di rumah bareng suami aja!! :D

Yeah...sembari mencukupi asupan gizi buat baby A dalam kandungan yang minggu ini memasuki usia kehamilan 29w + ^_^
Kemarin, hari Jumat saya dan suami belanja bahan-bahan makanan ke pasar Wayhalim setelah sekian lama libur belanja kesana karena beberapa bulan terakhir ini saya sering di Jogja :D

Menu masakan yang mau dibuat kali ini Nasi Kebuli Ayam Kampung....yummy... Sebagai makanan khas Arab, nasi kebuli ini rasanya gurih rempah-rempah.. Kalau mau rasa khas lagi pakai daging kambing, hi hi.. tapi berhubung selama hamil saya nggak doyan daging kambing (bikin muntah :p) jadinya pakai ayam kampung aja.... Enak pastinya *slurppp* ;D


Okay, ini resep nasi kebuli ayam kampung ala dapur Mignon ;))

Selasa, 23 Desember 2014

Prosedur Perawatan Kehamilan dan Persalinan dengan Askes BPJS

Bunda ingin menggunakan fasilitas Askes/BPJS untuk perawatan kehamilan dan persalinan?
Dari hasil cari info dari pihak petugas BPJS Jogjakarta, berikut prosedur yang dilakukan untuk dapat menggunakan fasilitas BPJS.


1. Sudah terdaftar sebagai peserta BPJS dan menentukan faskes tingkat 1 (satu) yang dipilih (dokter keluarga/klinik/puskesmas yang terdaftar sebagai faskes tk.1 di wilayah domisili)

2. Periksa kandungan setiap bulan ke faskes tk. 1 (satu) gratis.
Dalam kondisi kehamilan sehat, tidak ada masalah/indikasi, pasien tidak bisa dirujuk ke faskes 2 (dua)--seperti RSUD/RSIA yang terdaftar sbg faskes 2, dokter spesialis kandungan atau RSUP/RS Swasta untuk periksa kehamilan.

3. Jika terjadi masalah/indikasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan tidak bisa ditangani faskes tk.1, pasien BPJS akan dirujuk ke dokter spesialis kandungan lain/RSUD/faskes tingkat 2, hingga faskes tingkat 3 (tergantung kondisi pasien ybs)

4. Untuk persalinan normal/sehat, pasien BPJS dilayani oleh faskes 1 atau bidan jaringan kerjasama, secara gratis (biaya maksimal di tanggung BPJS sebesar Rp 750.000,00 -- dari web info BPJS).

Jika terjadi masalah/komplikasi/indikasi gawat janin atau kondisi yg berisiko membahayakan keselamatan ibu hamil dan janin, pasien BPJS akan dirujuk ke faskes tk.2 hingga tk.3 (sesuai kondisi pasien) atau dalam kondisi urgent terjadi masalah mendadak seperti pecah ketuban, pasien bisa langsung ke RS kerjasama BPJS dan biaya ditanggung BPJS alias gratis (jika biaya yang harus dibayar melebihi plafon yang ditanggung BPJS, maka pasien membayar sisa kelebihannya).

NB. Jika pasien BPJS atas kemauan sendiri meminta rujukan untuk mendapatkan penanganan faskes tingkat 2 atau 3 tanpa indikasi medis tertentu, BPJS tidak menanggung biaya yang harus dibayar pasien, alias menjadi tanggungan pribadi pasien ybs.

Catatan :

Pengalaman Terbang 3x Dalam Sebulan Saat Hamil TM II

Wah... bulan ini baby A ku koprol bener deh.... hehehehe
Si dedek dalam kandungan harus ikut ibunya yang musti terbang PP Lampung-Jogja. Akhir November saya terbang dari Jogja ke Lampung naik pesawat Aviastar, saat usia kehamilan 25 minggu. Dan hampir 3 minggu setelahnya PP lagi dengan Aviastar dari Lampung ke Jogja karena ada keperluan mendadak (tes CPNS dosen tahap akhir, hehehe...ya sudah jalani aja). Alhamdulillah janinku sehat, so bisa dapat izin terbang dari dokter.

Kemarin sebelum balik Lampung lagi saya periksa kandungan di Klinik Familia Godean dengan dr. Mitta Prana, Sp.OG. (atas info rekomendasi dari teman) sekalian USG 4D...Alhamdulillah si baby sehat nggak ada masalah, semoga sehat sampai seterusnya....aamiin.... 

Selama penerbangan Lampung Jogja PP kemarin tuh kebetulan cuacanya pas lagi kurang bagus. Pas habis ujan dan awan tebal. Tapi alhamdulillah penerbangan bisa terlewati dengan baik. Mungkin kalo belum ngerasain naik pesawat Aviastar jadi kepikiran gitu ya, was was gimana saat cuaca buruk... kan katanya pesawat kecil... Tapi ternyata setelah mengalami sendiri, baik-baik aja koqhehe... pesawat jet gitu lo... pilotnya juga canggih koq :D

By the way, prosedur ibu hamil naik pesawat Aviastar nggak ribet juga...

Sabtu, 20 Desember 2014

Dukungan Suami Bagi Ibu Hamil

Ada cerita atau curahan hati dari sebagian ibu hamil tentang hubungan dengan suaminya...
Tau nggak yaa para suami tentang hal-hal yang bisa membahagiakan istrinya yang sedang hamil? ;)

Banyak hal yang perlu suami tahu dari istrinya yang sedang berbadan dua..
Untuk bisa memahami perubahan-perubahan yang bisa terjadi pada istri,
ataupun hal-hal yang dibutuhkan untuk mendukung istri yang sedang mengandung calon buah hati kesayangannya... ^_^

Ilustrasi. Suami Memanjakan Istri :)

Istri yang sedang hamil itu....
Bisa mengalami mood swing yang sangat mendadak dan tiba-tiba
Apapun bentuknya, bisa jadi lebih emosional.., sensitif... melow... galau.... yah.. meski terkadang mood ibu hamil berkaitan dengan apa yang sedang dipikirkannya... :)

Jadi...suami perlu menjadi sahabat baik yang siap siaga menguatkan, menenangkan, dan menjadi teman berbagi untuk melegakan hati istri ;)
Wanita terkadang hanya pengen didengerin curahan hatinya koq, so...siapkan es krim atau coklat aja untuk membuat bumil rilekss... :D


Istri yang sedang hamil itu...

Rabu, 17 Desember 2014

Perkiraan Biaya Persalinan di Jogja


Berhubung kehamilan sudah hampir memasuki 7 bulan, saya mulai mencari info perkiraan biaya persalinan di beberapa rumah sakit yang akan menjadi rujukan di Jogja..

Tiga rumah sakit yang ada dalam pilihan kami diantaranya adalah RS JIH, RSKIA Sadewa, dan RSUP Dr. Sardjito


Sumber gambar dari heavy-stuff.com


Awalnya, saya merencanakan persalinan di RSKIA Sadewa,
karena pertimbangan paling terjangkau dengan fasilitas yang lumayan bagus,
ada dokter wanita rujukan juga.. Kemudian memungkinkan bisa memanfaatkan
BPJS. Tapi, ternyata setelah saya konfirmasi ke pihak BPJS Yogyakarta,
tanpa adanya indikasi masalah, atau dalam kondisi persalinan sehat (normal),
faskes 1 tidak diperkenankan merujuk pasien ke faskes 2 dalam hal ini RSKIA Sadewa.

So, fasilitas BPJS dalam kondisi normal hanya bisa digunakan di faskes 1 (klinik/puskesmas) dengan persalinan dirujuk pada bidan (jaringan). Baiklah, dengan pertimbangan ini, keinginan untuk memanfaatkan fasilitas BPJS saya batalkan saja, karena tidak sesuai dengan pilihan yang diharapkan..


Yang kedua, saya mempertimbangkan RS JIH dan RSUP Dr. Sardjito karena kedua rumah sakit tersebut merupakan provider asuransi kesehatan dari kantor suami di luar BPJS. Cuma setelah mempertimbangkan plafon rupa-rupa biaya persalinan dan perawatan pra-pasca persalinan dari asuransi yang ada, saya dan suami lebih prefer untuk persalinan di Poli Maternal RSUP Dr. Sardjito karena plafon biayanya bisa mengcover persalinan kelas VIP, selain pertimbangan fasilitas juga dokter kandungan perempuan yang saya incar, hehehe :D




Yup, setiap bunda pasti punya pertimbangan kenyamanan masing-masing dalam persalinan..
Untuk gambaran, saya akan share mengenai perkiraan biaya persalinan di tiga rumah sakit

Selasa, 16 Desember 2014

Rekam USG Kehamilan Trimester II

Selama pemeriksaan kehamilan trimester II, tidak bisa diunggah karena banyak nggak print rekam USG nya..


Pertama, 10 Oktober 2014 waktu periksa kandungan di RSIA Adinda - dr. Diah Rumekti, Sp.OG.
Saat pemeriksaan di RSIA Adinda, kondisi janin dinyatakan sehat dan normal oleh dr. Diah, dengan BBJ sekitar hampir 250 gram, di usia kehamilan 20 minggu.


Setelah itu sebulan berikutnya, November 2014, periksa kandungan di RS JIH - dr. Enny SP., Sp.OG.
Saat pemeriksaan di RS JIH untuk pertama kali, kondisi janin dinyatakan sehat dan normal oleh dr. Enny, dengan BBJ 450 gram, di usia kehamilan 24 minggu (BBJ masih lebih kecil dari usia kehamilan, sebenarnya), dan.. jenis kelamin perempuan.... hehehe

Seminggu berikutnya, 22 November 2014 sore, sebelum terbang ke Lampung saya kontrol kandungan untuk dapat surat izin terbang ke dr. Yasmini, Sp.OG. di RSIA Sadewa.
Saat pemeriksaan di dr. Yasmini, kondisi janin dinyatakan sehat dan normal, dengan BBJ 600 gram, di usia kehamilan 25 minggu (BBJ lebih kecil dari usia kehamilan). Kemudian oleh dr. Yasmini saya diminta untuk cek lab, untuk pemeriksaan Hb dan kadar gula darah. Hasilnya Hb kurang dari yang seharusnya, nilai Hb saya 10.2 mg/dl (kurang 0.8 mg/dl dari batas angka normal). Sama dr. Yasmini dikasih vitamin zat besi yang dikunyah.

Bulan berikutnya, posisi saya sudah di Bandarlampung. Tanggal 10 Desember 2014